Komitmen Kuat, Rukayah: Kunci Wujudkan Zona Integritas di Lingkungan Pengadilan Agama Sintang - Kabupaten Sanggau

Komitmen Kuat, Rukayah: Kunci Wujudkan Zona Integritas di Lingkungan Pengadilan Agama Sintang

Komitmen Kuat, Rukayah: Kunci Wujudkan Zona Integritas di Lingkungan Pengadilan Agama Sintang


Komitmen Kuat, Rukayah: Kunci Wujudkan Zona Integritas di Lingkungan Pengadilan Agama Sintang

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG- Kegiatan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Pengadilan Agama Sintang Kelas II dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sintang bertempat di Aula Pengadilan Agama Sintang Kelas II, Senin (21/1/2019) pagi.

Kepala Pengadilan Agama Sintang Kelas II, Rukayah mengatakan pencanangan ini bertujuan mewujudkan wilayah bebas korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM) di lingkungan kerja Pengadilan Agama Sintang.

“Ini sebagai bagian dari kesungguhan institusi Pengadilan Agama Sintang dalam mengukuhkan diri sebagai lembaga yang mempunyai komitmen untuk mencegah terjadinya korupsi dan mewujudkan birokrasi bersih melayani,” jelas Rukayah.

Menurutnya hal ini bukanlah kerja yang mudah, namun bukan pula sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan. Oleh sebab itu, dirinya sangat mengharapkan dukungan dari seluruh aparatur Pengadilan Agama Sintang Kelas II.

Baca: Sabu 6.65 Kilogram Berasal dari 6 TKP, Ini Penjelasan Kapolda Kalbar

Baca: Sambut Studi Banding Pemkot Pekalongan, Jarot Paparkan Kondisi Pembangunan di Sintang

Baca: Hujan Deras Landa Kabupaten Sanggau

“Kita harus punya komitmen yang kuat, memiliki pola pikir dan budaya kerja yang sama sehingga membangun zona integritas ini dapat tercapai. Jangan sampai ada yang menodainya dengan perilaku tidak terpuji,” kata Rukayah.

Selain itu, Rukayah mengatakan penerapan zona integritas ini merupakan salah satu formula yang tepat untuk dapat mewujudkan badan peradilan yang agung sesuai dengan visi dan misi Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Sehingga diharapkan kegiatan pencanangan ini akan dapat melakukan perbaikan secara nyata dimasa mendatang sebagai sebuah landasan yang kokoh untuk menengakkan hukum yang berkeadilan sesuai harapan masyarakat.

“Oleh karena itu kegiatan ini harus di publikasikan secara luas agar dapat dipantau, dikawal, dan diawasi secara luas oleh masyarakat. Kami juga berharap dukungan dan masukan dari berbagai pihak dalam mewujudkan ini semua,” tutupnya.


Leave a Reply

Send this to a friend