Dewan Harap Instansi Terkait Tetap Intens Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Ikan - Kabupaten Sanggau

Dewan Harap Instansi Terkait Tetap Intens Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Ikan

Dewan Harap Instansi Terkait Tetap Intens Sosialisasi Pentingnya Konsumsi Ikan


Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Sekretaris Komisi A DPRD Sanggau, Yeremias Marsilinus berharap agar instansi terkait tetap intens melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya konsumsi ikan, karena banyak manfaat yang didapat apabila konsumsi ikan.

“Apabila memang meningkat konsumsi ikan tiap tahun nya, tentunya kita sangat bersyukur dengan itu. Karena kita tahu bahwa makan ikan sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan, ” katanya, Rabu (14/11/2018).

Untuk itu, Kocan sapaan akrabnya berharap tahun 2018 konsumsi ikan bisa meningkat lagi dari tahun 2017, terlebih tahun 2017 konsumsi ikan masyarakat Sanggau mencapai 32 kilogram perkapita pertahun.

Baca: Seorang Ibu Tega Sembunyikan Anaknya Selama 2 Tahun di Bagasi Mobil Karena Malu

Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perikanan (Dishangpang Hortikan) Kabupaten Sanggau, John Hendri menyampaikan, konsumsi ikan masyarakat Sanggau terus meningkat setiap tahunnya.

“Pada 2017, konsumsi ikan masyarakat Sanggau mencapai 32 kilogram perkapita pertahun. Artinya setiap orang rata-rata makan ikan 32 kilo perkapita per tahun. Mungkin orang di Tayan Hilir bisa lebih dari itu. Tapi kalau dibandingkan dengan orang Noyan. Yang sumber ikannya sedikit tentu konsumsi ikannya sedikit,” katanya, Selasa (13/11).

Kemarin, Senin (12/11), lanjut Hendri, Forum Peningkatan Makan Ikan (Forikan) Kabupaten Sanggau kembali menggelar loma memasak serba ikan di aula kantor kantor Bupati Sanggau. Dan diikuti 15 kecamatan.

“Ini merupakan bentuk kampanye untuk gemar makan ikan. Dishangpang Hortikan bekerjasama dengan PKK Kabupaten, ” ujarnya.

Hendri menegaskan, bahwa makan ikan sangat baik untuk kesehatan dan kecerdasan. Pada lomba yang disandingkan dengan Rakor PKK itu, dihadiri perwakilan dari provinsi dan Karantina Ikan Entikong.

“Kegiatan lomba ini memang setiap tahun kita lakukan. Ada dua lomba sebenarnya, ada lomba masak dengan menu dan bahan lokal. Kemudian ada lomba masak serba ikan. Sekaligus juga kita melakukan kampanye gerakan makan ikan. karena sudah November kita lakukan di kabupaten. Biasanya kita lakukan di kecamatan, kita undang anak sekolah kita kampanyekan, bahwa makan ikan itu sehat dan cerdas,” tegasnya.

Dikatakanya, tidak ada batasan yang ditetapkan dalam kampanye makan ikan. Meskipun ia mengaku konsumsi ikan masyarakat Sanggau masih kalah dengan jumlah secara nasional, yaitu 50 kilogram perkapita pertahun.

“Kalau Jepang itu sudah 70 kilogram perkapita pertahun. Semakin banyak orang makan ikan, semakiin banyak orang yang cerdas. Kemudian berkaitan dengan itu tentunya juga produksi ikan juga harus meningkat. Kalau meningkat, berarti juga berkaitan dengan pendapatan, tahun 2019 nanti akan kita tingkatkan lagi targetnya, ” pungkasnya.


Leave a Reply

Send this to a friend