Suara Pemred − Truk Antre Panjang di Sejumlah SPBU di Sanggau

Suara Pemred − Truk Antre Panjang di Sejumlah SPBU di Sanggau


Sanggau, SP Antrean panjang truk terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar
umum (SPBU) di Kabupaten Sanggau. Antrean terjadi diduga karena kelangkaan
solar.

 

Menurut pantauan, antrean
terjadi selama dua pekan, meski tidak terjadi setiap hari. Seperti yang tampak
di SPBU Dusun Tanjung, Desa Binjai, Kecamatan Tayan Hulu, Jumat (9/11), antrean
kendaraan mengular hingga ke jalan raya.

 

Budi (43 tahun), sopir truk
ikut mengantre mengaku sudah lumayan lama antre untuk bisa membeli solar. “Lumayanlah
bang. Ada satu jam ngantre. Ini sudah
yang ketiga kali saya ngantre di SPBU
ini,” kata Budi.

 

Menurut Budi, antrean kali
ini tidak terlalu panjang seperti sebelumnya. “Ini belum terlalu panjang
antrenya.  Tidak tahulah kalau satu atau
dua jam lagi. Kalau waktu itu, panjang benar antrenya. Berjam-jam menunggu baru
bisa dapat solar,” katanya.

 

Budi menyebut, kondisi serupa
juga terjadi di SPBU lainnya di Sanggau. “Informasi yang saya dapat dari teman,
SPBU di Bodok (Kecamatan Parindu) juga sama antre panjang di sana. Saya binggung
akhir-akhir ini kenapa solar sepertinya langka, kalau tidak langka kan tidak ngatre seperti ini.”

 

Ditemui terpisah,
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP)
Kabupaten Sanggau, Zaenal mengatakan, pihaknya belum dapat memastikan penyebab
antrean di sejumlah SPBU.

 

Menurut Zaenal tidak ada
pengurangan kuota BBM untuk Kabupaten Sanggau. “Kami belum bisa memastikan
penyebab antrean. Petugas kami masih monitoring sesuai kewenangan,” kata
Zaenal.

 

Pihaknya, lanjut dia, juga
sudah berkoordinasi dengan Pertamina untuk antisipasi ketersedian pasokan BBM menjelang
Natal dan tahun baru. “Jika penyaluran tepat sasaran dan normal, kuota BBM
jenis solar 32.314 kilo liter aman hingga akhir tahun,” pungkas Zaenal. (jul)

 

 

 

 

Leave a Reply

Send this to a friend