Paolus Hadi Pimpin FGD Bahas Permasalahan di PLBN Entikong

Paolus Hadi Pimpin FGD Bahas Permasalahan di PLBN Entikong


Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hendri Chornelius

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU – Bupati Sanggau Paolus Hadi memimpin Focus Group Discution (FGD) terkait permasalahan perbatasan di PLBN Entikong. FGD berlangsung di aula kantor Bupati Sanggau, Selasa (6/11).

Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi dalam kesempatan itu menyampaikan wilayah perbatasan memiliki peran strategis bagi negara indonesia sekaligus berpengaruh dengan kondisi indonesia secara keseluruhan.

Baca: Kontingen Sanggau Siap Mendulang Prestasi Pada Porprov 2018

Baca: Inilah Jadwal Tes CAT CPNS di Kabupaten Sanggau

Untuk itu, Kapolres meminta semua instansi yang ada diperbatasan harus bersinergi dalam membangun perbatasan.

“Kita hadir disana merepresentasikan negara, baju kita beda tapi muara kita sama untuk NKRI, tidak boleh ada yang merasa paling hebat, semuanya kebersamaan, warga kita diperbatasan harus juga kita lindungi, ” tuturnya.

Dikatakanya, masuknya barang-barang Malaysia ke wilayah Indonesia, berdampak pada ekonomi dan produktifitas masyarakat di wilayah perbatasan.

“Kemarin dari Bea Cukai memusnahkan produk garmen, coba kalau tidak dilindungi, produksi garmen dalam negeri akan hancur. Begitu juga produk-produk pertanian, peternakan dan perikanan yang sulit bersaing dengan negara tetangga, karena apa, itu tadi banyak rembesan- rembesan yang masih masuk ke wilayah kita, ” tegasnya.

Untuk itu, Kapolres mengajak instansi berwenang di perbatasan terus membangun sinergisitas dan soliditas dalam rangka menyelesaikan persoalan-persoalan di perbatasan.

Kapolres menambahkan, masih banyaknya barang-barang ilegal yang masuk ke Indonesia tanpa melalui proses karantina harus betul-betul dicermati apakah layak atau tidak dikonsumsi warga kita.

“Inilah yang harus kita tegakkan, integritas harus kita bangun, termasuk kalau ada anggota saya yang coba main-main kasi tau ke saya, saya tidak akan segan-segan menindak. Ke depan kita harus membuat regulasi atau strategi yang tepat, ” jelasnya.


Leave a Reply

Send this to a friend